30 Langkah Aman Optimasi SEO (Search Engine Optimization) 2026
Di era digital 2026, SEO telah berkembang jauh melampaui sekadar kecepatan loading. Google sekarang menilai website berdasarkan ratusan faktor termasuk Core Web Vitals, E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness), AI-powered content understanding, dan user experience yang komprehensif. Mobile-first indexing adalah standar, dan AI-generated content memerlukan pendekatan baru.
Landscape SEO terus berubah mengikuti perkembangan teknologi dan perilaku pengguna. Google Search Generative Experience (SGE), BERT, MUM, dan algorithm updates lainnya mengubah cara mesin pencari memahami dan menilai konten. Anda harus selalu mengikuti perkembangan terbaru untuk menyesuaikan strategi SEO dengan algoritma Google yang semakin sophisticated.
30 Langkah Komprehensif Optimasi SEO 2026
Selain indikator utama yang sudah dibahas sebelumnya, masih ada ratusan faktor yang menentukan kualitas SEO. Artikel ini akan menjelaskan 30 langkah optimasi SEO yang komprehensif, mencakup technical SEO, content strategy, link building, dan modern SEO practices yang sudah di-update sesuai standar 2026.
1. Install Modern SEO Plugin (Yoast/RankMath/Sitemap)
Memasang plugin SEO adalah langkah krusial untuk memulai optimasi SEO yang komprehensif. Di 2026, tersedia beberapa pilihan plugin SEO canggih:
Yoast SEO Premium:
- Content analysis dengan AI-powered suggestions
- Internal linking suggestions otomatis
- Redirect manager untuk 301 redirects
- Social media preview optimization
- XML sitemap generation otomatis
- Schema markup untuk rich snippets
RankMath SEO (Alternative Modern):
- Built-in AI content generation
- Advanced schema markup generator
- Google Trends integration
- Local SEO module
- WooCommerce SEO optimization
- Keyword ranking tracker
All in One SEO (AIOSEO):
- Smart XML sitemaps
- Canonical URLs
- Robots.txt editor
- Bad bot blocker
- Local SEO features
- Video SEO optimization
Pilih plugin yang sesuai dengan kebutuhan dan teknis website anda. Pastikan plugin tersebut selalu di-update untuk compatibility dengan WordPress terbaru dan Google algorithm changes.
2. Pasang Google Analytics 4 dengan Enhanced Measurement
Google Analytics 4 (GA4) adalah standar analytics terbaru yang menggantikan Universal Analytics. GA4 menawarkan fitur lebih canggih untuk tracking user behavior:
Fitur Utama GA4:
- Event-based tracking - lebih flexible dan comprehensive
- Enhanced measurement - otomatis track scroll, outbound clicks, site search, video engagement
- Cross-platform tracking - unified data dari web dan mobile apps
- AI-powered insights - automatic anomaly detection dan insights
- BigQuery integration - untuk advanced analysis
- Custom dimensions dan metrics - tracking yang lebih spesifik
Setup GA4 2026:
- Create GA4 property di Google Analytics
- Install GA4 tracking code (gtag.js)
- Configure enhanced measurement
- Set up conversion events
- Link dengan Google Search Console
- Configure custom audiences untuk remarketing
Alternative Analytics Tools:
- Plausible - privacy-focused, lightweight
- Fathom Analytics - simple dan GDPR compliant
- Mixpanel - product analytics yang mendalam
- Hotjar - heatmaps, session recordings, user feedback
Dengan analytics yang proper, anda bisa mengidentifikasi user journey, conversion funnels, dan areas untuk improvement.
3. Daftar Google Bisnisku (Google Business Profile) untuk Local SEO
Untuk bisnis dengan lokasi fisik, Google Business Profile (sebelumnya Google My Business) adalah kewajiban mutlak. Ini adalah platform untuk local SEO yang paling powerful:
Fitur Utama Google Business Profile 2026:
- Business Information - Nama, alamat, nomor telepon, website, jam operasional
- Google Maps Integration - visibility di maps dan local searches
- Reviews dan Ratings - social proof yang mempengaruhi ranking lokal
- Posts dan Updates - sharing offers, events, dan news
- Q&A Section - jawab pertanyaan calon pelanggan
- Photos dan Videos - showcase products, services, dan premises
- Messaging - direct communication dengan pelanggan
Local SEO Optimization:
- NAP Consistency - Name, Address, Phone number harus consistent di semua platforms
- Categories - pilih primary dan secondary categories yang relevant
- Service Areas - define geographical areas yang dilayani
- Attributes - tambah business attributes (wheelchair accessible, Wi-Fi, dll)
- Regular Updates - post updates minimal seminggu sekali
Impact pada SEO:
- Local pack visibility di “near me” searches
- Increased trust dan credibility
- Higher conversion rates untuk local searches
- Voice search optimization untuk local queries
Menurut BrightLocal 2026, 87% konsumen menggunakan online reviews untuk mengevaluasi local businesses.
4. Tambahkan Website di Google Search Console dengan Domain Property
Google Search Console adalah platform gratis untuk monitoring performance website di Google search. Setup yang proper di 2026 lebih advanced:
Setup Google Search Console 2026:
Property Types:
- Domain Property - covers semua subdomains (www, non-www, http, https) - RECOMMENDED
- URL Prefix Property - hanya untuk spesifik URL prefix
Setup Steps:
- Login ke Google Account
- Buka Google Search Console
- Klik “Add Property”
- Pilih “Domain Property” untuk comprehensive coverage
- Verifikasi melalui DNS TXT record (recommended)
- Submit XML sitemap
- Configure International Targeting (jika multi-language)
- Set up Email Alerts untuk critical issues
Key Features di 2026:
- Core Web Vitals Report - monitoring LCP, INP, CLS
- Mobile Usability - mobile-first indexing issues
- Page Experience - comprehensive UX signals
- Index Coverage - status indeksasi dan errors
- Enhancements - structured data, AMP, logos
- Links Report - internal dan external links analysis
- Manual Actions - penalties dan spam reports
Regular Monitoring:
- Check Core Web Vitals weekly
- Review Security Issues monthly
- Monitor Index Status daily
- Analyze Performance Reports regularly
- Fix Crawl Errors immediately
GSC adalah sumber data terbaik untuk understanding bagaimana Google melihat dan menilai website anda.
5. Optimasi Core Web Vitals dan Website Speed
Website speed adalah faktor ranking krusial. Di 2026, Google menggunakan Core Web Vitals sebagai standar:
Core Web Vitals Targets 2026:
LCP (Largest Contentful Paint): < 2.5 detik
- Optimize images (WebP/AVIF, lazy loading)
- Preload critical resources
- Remove render-blocking resources
- Use CDN untuk content delivery
INP (Interaction to Next Paint): < 200ms
- Minimize JavaScript execution time
- Optimize event handlers
- Reduce main thread work
- Use web workers untuk heavy computations
CLS (Cumulative Layout Shift): < 0.1
- Reserve space untuk images dan videos
- Avoid inserting content above existing content
- Use CSS aspect-ratio boxes
- Set explicit dimensions untuk media
Advanced Speed Optimization:
Server-Side:
- Use modern hosting (Kinsta, WP Engine, Cloudways)
- Enable HTTP/3 atau QUIC
- Implement server-level caching
- Use Brotli compression (lebih baik dari Gzip)
- Optimize database queries
Frontend:
- Implement code splitting dan tree shaking
- Use modern frameworks (Next.js, Nuxt.js)
- Optimize CSS (critical CSS, purge unused CSS)
- Minimize JavaScript bundle size
- Use service workers untuk offline capability
Tools untuk Monitoring:
- Google PageSpeed Insights
- GTmetrix
- WebPageTest
- Lighthouse CI untuk automated testing
- Real User Monitoring (RUM) tools
Menurut Google 2026, setiap 0.1s improvement di page load time dapat meningkatkan conversion rates hingga 8%.
6. Optimasi Permalink dengan Struktur URL Modern
URL structure yang optimal membantu Google memahami website architecture dan improve user experience:
Best Practices URL Structure 2026:
- Length: 50-60 characters optimal
- Format:
domain.com/category/post-title - Separators: Gunakan hyphens (-), bukan underscores (_)
- Case: Semua lowercase untuk consistency
- Keywords: Include target keywords secara natural
- Readability: Human-readable dan descriptive
Modern URL Examples:
✅ https://domain.com/blog/panduan-seo-2026-lengkap
✅ https://domain.com/produk/iphone-15-pro-max-review
✅ https://domain.com/jasa/seo-professional-jakarta
❌ https://domain.com/?p=12345
❌ https://domain.com/post/2023/12/25/very-long-url-title
❌ https://domain.com/Artikel_ID=12345&category=seo
Technical Implementation:
- Use pretty permalinks di WordPress settings
- Implement canonical tags untuk prevent duplicate content
- Use redirect chains untuk URL changes
- Create URL structure yang scalable
- Consider category-based organization untuk large sites
Advanced URL Optimization:
- Implement URL parameters handling
- Use breadcrumb navigation untuk internal linking
- Create logical site architecture
- Optimize untuk featured snippets
- Consider internationalization untuk multi-language sites
URL yang clean dan descriptive meningkatkan CTR hingga 25% di search results.
7. Mobile-First Optimization dengan Progressive Web App
Mobile-first indexing adalah standar Google sejak 2019. Di 2026, mobile experience adalah primary consideration untuk SEO:
Mobile-First Best Practices 2026:
Responsive Design:
- Mobile-first CSS development
- Fluid grid systems
- Flexible images dan media
- Touch-friendly UI elements (min 44x44px)
- Optimized font sizes (min 16px body text)
Progressive Web App (PWA) Features:
- Installable - add to home screen capability
- Offline Functionality - service workers untuk caching
- Push Notifications - user re-engagement
- App-Like Experience - smooth transitions dan gestures
- Fast Loading - instant loading dengan proper caching
Mobile Performance:
- Mobile-specific Core Web Vitals targets
- Optimize untuk slow connections (3G/4G)
- Minimize JavaScript untuk mobile
- Use mobile-optimized images
- Implement mobile-specific lazy loading
Mobile UX Considerations:
- Thumb-zone design untuk easy navigation
- Simplified mobile menus
- Accelerated Mobile Pages (AMP) untuk critical content
- Mobile-specific call-to-action buttons
- Voice search optimization
Mobile SEO Tools:
- Google Mobile-Friendly Test
- Chrome DevTools Device Mode
- Mobile performance monitoring
- Real user testing di berbagai devices
2026 Mobile Statistics:
- 95%+ Indonesian users access via mobile
- 70%+ e-commerce transactions happen on mobile
- Mobile-first indexing is default for all new websites
- Voice searches growing 40% year-over-year
Invest dalam mobile experience bukan lagi optional, tapi mandatory untuk SEO success.
Buat Sitemap XML dan HTML
Sitemap adalah daftar berisi semua halaman website yang dapat diaskes oleh pengujung dan mesin pencari. Dengan adanya sitemap, website anda akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari dan lebih cepat terindeks. Sitemap juga akan memberitahu mesin pencari ketika terjadi perubahan struktur di website.
Terdapat dua jenis sitemap, yaitu sitemap XML dan sitemap HTML. Sitemap XML adalah sitemap yang diakses oleh mesin pencari, sedangkan sitemap HTML yang diakses oleh pengunjung.
Install SSL
Sertifikat SSL atau yang lebih dikenal dengan SSL adalah singkatan dari Secure Socket Layer. Jika anda memasang SSL di website, URL website akan berubah dari yang sebelumnya HTTP menjadi HTTPS. Tujuan utama pemasangan SSL adalah sebagai pengaman pertukaran data yang terjadi melalui jaringan internet.
Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel 8 Indikator utama SEO 2018 salah satu indikator utama SEO terbaru adalah keamanan domain. Algoritma Google mengutamakan domain HTTPS dibandingkan domain HTTP. Selain itu, Google Chrome juga menganggap domain HTTP bukan domain yang aman untuk memasukkan informasi penting seperti email, password, dan rekening.
Supaya dianggap aman oleh google, anda harus menginstall SSL di website anda baik dari gratis maupun berbayar.
Riset Keyword

Tidak melakukan riset keyword sebelum membuat konten adalah kesalahan fatal bagi pemilik website dan blog. Riset keyword akan membantu anda menemukan kata kunci yang relevan bagi pembaca. Terdapat berbagai tool riset keyword yang bisa anda gunakan dari UberSuggest, Google Trends, KWFinder, MOZ, sampai Ahrefs.
Dalam riset keyword, ada lima indikator riset keyword yang perlu anda perhatikan, yaitu volume pencarian, tingkat kesulitan keyword, saran kata kunci, SERP, dan search intent. Pertama volume pencarian adalah banyaknya pencarian sebuah kata kunci dalam kurun waktu tertentu. Kedua tingkat kesulitan keyword menunjukkan tingkat kesulitan sebuah kata kunci untuk berada di halaman pertama hasil pencarian.
Ketiga, saran kata kunci adalah kumpulan kata yang berkaitan dengan kata kunci yang anda riset. Keempat SERP atau Search Engine Result Page menunjukkan halaman-halaman yang menduduki 10 peringkat teratas di hasil pencarian kata lain yang anda riset. Terakhir, search intent adalah maksud yang diinginkan pencari untuk sebuah kata kunci. Satu kata kunci bisa memiliki lebih dari satu interpretasi dan google mengutamakan interpretasi yang sesuai dengan keinginan pencari.
Seperti contoh di artikel 8 Indikator SEO 2020, kata kunci “big bang theory” bermakna dua hal yang berbeda. Akan tetapi karena mayoritas pencari bermaksud mencari televisi The Big Bang Theory, google mengutamakan konten yang membahas serial TV tersebut dibandingkan teori sains Big Bang Theory.
Contoh di atas adalah contoh search intent dari informational keyword yakni jenis keyword yang mengantarkan pembaca kepada konten yang memberikan penjelasan lengkap mengenai satu topik. Masih terdapat tiga jenis keyword lain berdasarkan search intentnya, yaitu navigational keyword, commercial investigation keyword, dan transactional keyword.
Pertama navigational keyword adalah kata kunci yang biasanya langsung mengarah ke merek tertentu. Misalnya, kata kunci seperti facebook, twitter, youtube atau instagram. Ketika mengetik kata kunci tersebut pengguna ingin langsung diarahkan ke website resmi merek tersebut, bukan diarahkan ke penjelasan mengenai sejarah merek-merek tersebut.
Kedua commercial investigation keyword adalah kata kunci yang digunakan pencari untuk mendapatkan informasi mengenai perbandingan produk dari beberapa merek. Contohnya adalah kata kunci seperti sepatu terbaik, smartphone gaming terbaik, laptop gaming terbaik atau mouse terbaik. Ketika mencari kata kunci tersebut pengguna ingin melakukan perbandingan kelebihan dan kelemahan dari masing-masing merek.
Keempat, transactional keyword adalah kata kunci yang digunakan pencari ketika mereka sudah di fase pembelian atau transaksi. Biasanya pencari menggunakan kata kunci yang menunjukkan transaksi seperti beli atau murah. Contohnya beli laptop, beli domain atau beli smartphone.
Targetkan Long Tail Keyword
Terdapat dua jenis kata kunci berdasarkan jumlah kata di dalamnya, yaitu short tail keyword dan long tail keyword. Short tail keyword adalah kata kunci yang terdiri dari satu atau dua kata seperti membuat blog dan membuat website. Di sisi lain, long tail keyword adalah kata kunci yang terdiri dari tiga kata atau lebih seperti cara membuat blog dengan WordPress dan cara membuat blog dengan Blogger. Volume pencarian long tail keyword cendrung lebih kecil dibandingkan short tail keyword. Namun, long tail keyword lebih efektif untuk mendatangkan trafik. Menurut Neil Patel, long tail Keyword mendatangkan trafik 70 persen lebih tinggi daibandingkan short tail keyword.
Optimasi Heading
Ketika sudah menulis artikel 2000 kata, coba posisikan diri anda sebagai pembaca. Apakah membaca artikel sepanjang itu mudah? Bagaimana menemukan poin-poin utama di antara ribuat kata? Tentu sulit, bukan? Seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.
Pembaca tidak perlu menghadapi kesulitan itu jika anda memanfaatkan heading. WordPress menyediakan fitur Heading untuk memberi penekanan pada poin-poin tertentu dalam sebuah artikel. Heading membantu pembaca untuk menemukan garis besar atau pokok bahasan dalam artikel yang dibacanya.
Tidak hanya menguntungkan pembaca, heading juga membantu mesin pencari memahami konten yang Anda tulis. Heading memudahkan bot untuk melakukan crawling di konten anda dan melihat heading sebagai pokok bahasan artikel.
WordPress sudah menyediakan fitur heading sejak lama di editornya. Di versi editor Guttenberg, anda bisa menemukan fitur heading di sebelahkan kanan blok.
Kemudian pilih jenis heading yang anda inginkan, H2, H3, atau H4. Sebaiknya gunakan H2 untuk poin utama konten anda. Pastikan anda memasukkan fokus keyword di H2 heading jenis H3 dan H4 bisa anda gunakan untuk menjelaskan turunan topik dari H2.
Optimasi SEO Gambar

Selain mengoptimasi gambar, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan agar gambar yang diunggah lebih SEO Friendly.
- Optimasi Image Title Text
Image title text akan muncul ketika pengunjung mengarahkan kursornya ke gambar tersebut. Meskipun tidak terlalu penting untuk SEO, trik ini bisa meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung.
Untuk mengubah title tersebut, klik gambar yang sudah anda unggah di post lalu akan muncul ikon pensil yang akan mengarahkan anda untuk mengedit gambar.
Setelah itu, di pilihan Advenced Option, anda bisa mengubah image title text pada kolom Image Title Atrribute.
- Ubah Alt Text
Alt text gambar memberikan indikator kepada Google tentang apa laman tersebut. Dengan begitu gambar tersebut akan lebih mudah untuk muncul dihasil pencarian gambar Google.
Jika Anda mengunggah beberapa gambar dalam satu posting, alt text gambar pertama harus mengandung focus keyword yang ditargetkan. Gambar-gambar selain itu bisa menggunakan alt text yang masih mengandung focus keyword, tetapi dengan variasi yang masih relevan.
Untuk mengubah alt text gambar, kembali klik ikon pensil pada gambar yang diunggah sehingga muncul Image Details. Kemudian masukkan focus keyword atau kata kunci yang masih relevan di kolom Alternative Text.
- Gunakan Nama File yang Sesuai
Sebaiknya jangan menamai file gambar dengan asal asalan. Buatlah nama file gambar yang mengandung focus keyword yang anda targetkan.
Nama file gambar bisa membantu gambar tersebut untuk muncul di Google Image Search yang bisa menjadi salah satu sumber trafik.
Oleh karena itu, sebelum menggunggahnya ke WordPress sebaliknya ubah nama file gmbar anda sesuai dengan focus keyword.
Selain itu, jangan lupa untuk memakai tanda penghubung antar kata di nama file tersebut. Hal ini agar Google membacanya sebagai spasi. Jika tidak menggunakan tanda penghubung, nama file gambar tersebut tidak akan terbaca sebagai kata-kata yang terpisah.
Buat Evergreen Content
Evergreen content adalah jenis konten yang tahan lama tidak mudah basi. Setiap nice pasti punya evergreen contentnya masing-masing. Jenis kontent ini biasanya memiliki tren pencarian yang stabil, orang-orang selalu mencari konten seperti ini. Misalnya, di nice teknologi, pengertian website merupakan salah satu topik yang tren pencariannya selalu stabil selama bertahun-tahun.
Anda bisa menggunakan Google Trends untuk mengecek tren sebuah kata kunci. Google Trends memungkinkan anda untuk mengetahui tren kata kunci hingga 5 tahun terakhir. Kata kunci untuk evergreen content biasanya tetap dicari setiap bulannya. Meskipun terkadang mengalami penurunan volume pencarian, kata kunci untuk evengreen content cendrung menunjukkan tren kenaikan atau setidaknya stagnan.
Atur Link Menjadi Open in New Tab
Platform seperti WordPress secara otomatis mengatur pembaca untuk membuka link di tab yang sama dengan halaman yang sedang dibuka. Sayangnya, hal tersebut akan merusak pengalaman pembaca karena mereka perlu menekan tombol back untuk kembali ke halaman pertama. Bayangkan, jika pembaca membuka lima tautan di sebuah artikel, mereka perlu menekan tombol back berkali-kali untuk kembali ke halaman awal. Tertentu hal itu melelahkan bagi pembaca dan merugikan anda karena exit rate semakin tinggi yang artinya brounce rate juga ikut naik.
Oleh karena itu, anda perlu mengerahkan pembaca blog/website ke tab baru ketika mengklik sebuah tautan di artikel. Dengan begitu pembaca tidak perlu menekan tombol back berkali-kali untuk kembali ke halaman pertama.
Gunakan LSI Keyword
Dari riset keyword anda akan mendapatkan banyak kata kunci untuk ide artikel anda. Namun seringkali tool riset keyword memberikan kata kunci kaku dengan variasi yang terbatas. Sistem yang digunakan tool riset keyword biasanya menyeramkan beberapa kata kunci yang serupa menjadi satu kata kunci. Akibatnya variasi kata kuncinya terbatas.
Padahal tidak semua orang menggunaka satu kata kunci yang sama persis ketika mencari sebuah topik. Orang-orang menggunakan berbagai macam variasi kata kunci untuk mencari topik tertentu. Anda perlu mengetahui variasi kata kunci tersebut agar artikel anda menjadi lebih manusiawi.
Variasi kata kunci itu disebut sebagai LSI Keyword. LSI adalah kependekan dari Latent Semantic Indexing (Indeksasi Semantik Laten). LSI Keyword merupakan kumpulan kata kunci yang ditemukan di satu topik tertentu dan saling berhubungan secara semantik untuk menemukan kata kuncitersebut.
Maksimalkan Internal Link dan External Link
Internal link adalah link dari satu halaman ke halaman lain dalam satu website yang sama. Internal link membantu mesin pencari memahami konteks dan hubungan antara halaman di website. Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan dan anda bisa menunjukkan hubungan antara konten itu melalui internal link.
Internal link secara tidak langsung juga membantu meningkatkan waktu yang dihabiskan pengunjung di website/blog anda. Dengan adanya internal link, pengunjung akan lebih mudah berpindah ke halaman lain dalam website untuk membaca konten yang berhubungan dengan konten sebelumnya. Namun perlu diingat juga bahwa internal link harus mengubungkan konten yang benar-benar saling berhubungan.
Selain internal link, anda juga perlu menambahkan external link ke website berkualitas di konten anda. Misalnya anda ingin mengutip satu data dari website lain, tambahan link website tersebut di konten anda sebagai external link. Mengutip dari sumber terpercaya menunjukkan profesionalitas anda dalam membuat konten dan ini merupakan sinyal balik bagi pembaca.
Optimasi Ukuran Gambar

Menambahkan gambar ke konten website/blog adalah langkah bagus agar pengunjung tidak bosan dengan teks. Selain itu, gambar juga dapat membantu pengunjung untuk memahami konten anda, Namun, anda juga perlu mengoptimasi gambar yang anda unggah supaya tidak memperlambat loading website atau blog.
Ada berbagai layanan kompresor gambar yang bisa anda gunakan untuk mengecilkan ukuran gambar tanpa merusak kualitasnya. beberapa di antaranya adalah TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken dan OptiPNG.
WordPress juga menyediakan berbagai plugin untuk membantu anda menyelesaikan masalah optimasi gambar. Beberapa plugin yang bisa anda gunakan adalah Imagify Image Optimizer, ShortPixel Image Optimizer, WP Smush, dan Optimus Image Optimizer.
Buat Konten yang Lengkap dan Solutif
Google menilai kelengkapan satu konten dari kuantitas dan kualitasnya. Kuantitas artikel dilihat dari panjang artikel. Google menilai artikel paling sebagai artikel yang lengkap dan bisa menjawab pertanyaan para pencari.
Berapa panjang artikel yang harus anda tulis agar disukai oleh Google? Berdasarkan analisis Backlink.io, rata-rata panjang artikel blog yang muncul di halaman pertama hasil pencarian google adalah 1890 kata. Jadi usahakan panjang artikel blog anda berada di sekitar angka tersebut.
Selain kuantitas yang dinilai dari jumlah kata, artikel anda juga harus bagus secara kualitas. Kualitas sebuah artikel dinilai dari kemampuannya menjawab pertanyaan pencari. Jika anda sudah menulis artikel lebih dari 2000 kata dan masih susah untuk naik ke peringkat pertama, mungkin masalahnya terletak pada konten yang kurang solutif. Jangan sampai anda menulis artikel 2000 kata yang isinya hanya basa basi dan tidak memberikan solusi yang dibutuhkan pencari.
Ingat, panjang artikel 1890 kata adalah rata-rata, bukan angka mutlak. Anda bisa menulis artikel kurang 1890 kata atau lebih dari itu. Sesuaikan panjang artikel dengan konteks topik yang sedang anda bahas. Jika 1000 kata sudah cukup menjelaskan topik secara lengkap dan detail, tidak perlu memaksakan untuk menambah jumlah kata sampai 1800 kata. Lebih baik gunakan waktu anda untuk membuat infografik atau video untuk mendukung artikel.
Optimasi Title Tag dan Meta Description
Selain URL, Google akan menampilkan judul konten (title tag) dan ringkasan konten (meta description). Dua komponen ini berguna untuk membantu pembaca mengetahui secara sekilas apa yang akan mereka baca. Anda bisa mengedit dua komponen nilai melalui Yoast SEO.
Agar title tag dan meta description tampil maksimal, anda harus mengikuti aturan standar yang diterapkan Google. Panjang title tag yang ideal adalah 50 sampai 60 karakter. Lebih dari 60 karakter, title tag akan otomatis dipotong oleh Google, sedangkan untuk meta description yang paling ideal adalah maksimal 130 karakter. Lebih dari 130 karakter, Google akan secara otomatis memotong meta description anda.
Tambahkan Infografik
Membaca teks panjang bisa menjadi aktivitas melelahkan bagi kebanyakan orang. Gambar atau foto saja terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan visualisasi pembaca. Maka dari itu anda perlu memperkaya jenis konten visual di website/blog. Salah satunya adalah dengan menggunakan infografik.
Infografik membuat konten yang sulit menjadi lebih mudah dipahami pembaca. Selain itu infografik punya kemungkinan 3 kali lebih besar untuk dibagikan di media sosial dibandingkan gambar biasa. Dengan begitu, konten anda akan dibagikan secara sukarela oleh pembaca dan punya kemungkinan untuk viral dibandingkan konten tanpa infografik.
Tambahkan Video
untuk bisa bersaing dengan kompetitor, anda dituntut untuk menulis artikel panjang sekitar 1900 kata, di sisi lain membaca artikel panjang juga menjadi pekerjaan berat bagi pengunjung website.
Jika menambahkan infografik atau ilustrasi menarik belum cukup efektif untuk membantu pembaca blog bertahan lebih lama, anda bisa menambahkan video. Video merupakan ara paling efektif untuk membuat pengunjung website betah membaca artikel panjang anda.
Semakin betah penunjung website membaca artikel anda, semakin baik kualitas SEO anda di penilaian Google. Artikel yang dilengkapi video memiliki kemungkinan 53 kali lebih besar untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian dibanding artikel tanpa video.
Pasang Plugin Social Media
Google memang tidak menganggap share di media sosial sebagai faktor utama SEO sampai saat ini. Analis google Webmaster, menyatakan share di media sosial seperti Facebook dan Twitter tidak berpengaruh terhadap kualitas SEO secara langsung.
Walaupun begitu, bukan berarti anda bisa mengabaikan share di media sosial. Meski tidak secara langsung berpengaruh terhadap SEO, media sosial bisa membantu anda membangun audiens baru mengingat tingginya pengguna media sosial di indonesia 87 persen dari 147 juta pengguna internet secara keseluruhan.
Di media sosial, anda bisa menjangkau pembaca baru melalui like, retweet, komentar, dan share. Misal satu artikel anda mendapatkan 50 like di facebook dan setiap orang yang menyukai artikel itu punya setidaknya 100 teman. Dalam skenario terbaiknya anda bisa menjangkau 5000 orang baru melalui Facebook saja.
Untuk mulai mempromosikan konten anda di media sosial anda harus memudahkan pembaca berbagi media sosial di website anda dengan menyediakan tombol share di media sosial. Terdapat berbagai macam pilihan tombol share media sosial yang dapat anda gunakan. Fitur yang ditawarkan setiap plugin pun berbeda-beda ada yang menyediakan paket lengkap dari tombol share media sosial hingga ikon media sosial.
Bangun Backlink Berkualitas
Backlink masih menjadi salah satu indikator utama SEO tahun ini. Salah satu cara Google menilai kredibilitas sebuah website adalah dengan melihat backlink-nya. Banyak backlink menunjukkan website tersebut dijadikan sumber referensi oleh website lain. Selain itu backlink juga memudahkan Google untuk menemukan website anda.
Seperti ketika manusia menggunakan peta untuk menemukan lokasi-lokasi baru, mesin pencari Google menggunakan backlink untuk menemukan halaman baru, melakukan crawling di halaman tersebut, untuk kemudian memasukkannya ke ideks Google.
Coba pikirkan hal ini. Anda akan lebih mudah menemukan lokasi baru yang terhubung dengan lokasi lainnya, bukan? Lokasi terpencil yang tidak terhubung dengan lokasi lainnya akan lebih sulit ditemukan. Begitu juga dengan halaman website. Halaman website yang tidak mendapatkan backlink dari website lainnya akan sulit ditemukan oleh Google.
Walaupun begitu anda tidak bisa asal-asal dalam mencari backlink. Anda juga harus mempertimbangkan kualitas backlink karena backlink dari website tidak berkualitas bisa berpengaruh buruk terhadap reputasi website anda.
Selain itu, anda juga perlu mempertimbangkan relevansi website yang akan dijadikan sumber backlink dengan website/blog anda. Misalnya sebuah perusahaan smartphone dikatakan memiliki backlink relevan ketika mereka mendapatkan backlink dari website atau blog nya nicenya adalah teknologi atau semacamnya dengan begitu perusahaan smartphone tersebut bisa dianggap kredibel oleh Google.
Guest Post ke Website Berkualitas
Idealnya, orang-orang akan membaca konten anda lalu menjadikannya referensi dengan menempatkan tautan menuju website anda. Sayangnya, tidak banyak orang yang bersedia secara sukarela memberikan backlink. Mau tidak mau anda harus menjemput bola. Salah satunya caranya adalah dengan menjalin kerja sama guest post.
Guset post adalah menulis artikel bukan untuk diterbitkan di blog sendiri, melainkan di blog/website orang lain. Di artikel tersebut terdapat link yang mengarah ke blog/website anda. Metode ini cukup efektif untuk mendapatkan backlink berkualitas.
Supaya menghasilkan backlink berkualitas, anda perlu memilih dengan cermat website yang akan menerbirkan guest post anda. Pilihlah website atau blog yang kualitasnya jauh lebih baik dari anda baik dari segi trafik maupun domain rating. Anda bisa bekerja sama dengan blogger influencer atau media online untuk melakukan guest post.
Posting di Medium
Selain menjalin kerja sama dengan blogger dan media online melalui guest post, anda juga bisa memanfaatkan platform medium untuk mendapatkan backlink berkualitas. Medium adalah platform community journalism dengan 60 juta pembaca setiap bulannya.
Medium memungkinkan anda untuk menerbitkan kembali (republish) konten website anda di platformnya dan memberikan canonical link. Canonical link berfungsi untuk memberi tahu mesin pencari bahwa dua konten yang identik sebagai satu URL yang sama sehingga tidak akan merusak reputasi SEO website anda.
Selain fitur import, anda juga bisa menerbitkan konten baru yang masih berkaitan dengan website anda di Medium dan meletakkan link ke salah satu konten di blog anda. meskipun hanya menyumbang link no-follow, cara kedua tetap layak anda coba untuk mempromosikan blog atau website anda.
Manfaatkan Email Marketing
Kebanyakan orang merasa sudah cukup membagikan kontennya melalui media sosial. Padahal media sosial bukan satu-satunya platform untuk membagikan konten. Salah satu platform yang mungkin anda baikan adalah email marketing. Email marketing masih terbukti efektif untuk mendatangkan trafik. Menurut Conductor email marketing adalah kanal marketing paling efektif menghasilkan trafik setelah pencarian organik.
Salah satu alasan mengapa email marketing efektif adalah anda bisa berkomunikasi dengan pembaca di level lebih personal karena anda langsung menghubungi pembaca melalui email. Sayangnya tidak semua orang bersedia menyarahkan informasi alamat emailnya kepada anda.
Tentu anda perlu menyediakan reward untuk memotivasi pengunjung blog memberikan alamat email mereka melalui subscribe blog atau newsletter. Beberapa reward yang bisa anda manfaatkan adalah ebook gratis, konten eksklusif, atau diskon khusus.
Periksa Broken Link
Coba perhatikan satu per satu artikel yang sudah anda terbitkan. Hampir semua artikel tersebut kemungkinan besar mengandung tautan/link, baik link internal mauppun link eksternal. Niat awal anda meletakkan tautan-tautan tersebut adalah untuk mempermudah pengunjung website berpindah-pindah dari satu ke halaman ke halaman lain atau untuk mengakses sumber informasi dari website lain.
Sayangnya, terkadang tautan-tautan tersebut mengalami kedaluwarsa atau error. Tautan kedaluwarsa akan mengarahkan pengunjung ke halaman yang tidak sesuai atau bahkan halaman error 404. Hal tersebut bisa menurunkan kualitas pengalaman pengunjung.
Oleh karena itu, anda perlu melakukan pemeriksaan link secara reguler agar pengunjung selalu diarahkan ke halaman yang semestinya. Untuk melakukan pemeriksaan link, Anda bisa menggunakan Google Search Console.
Update Konten Lama
Konsisten membuat konten baru untuk website atau blog memang langkah bagus. Namun bukan berarti anda bisa mengabaikan konten-konten lama yang sudah anda terbitkan. Bisa jadi konten-konten tersebut adalah sumber trafik yang tidak kalah banyak dari konten baru.
Mungkin ada banyak konten lama yang performanya masih bisa ditinggatkan. Sebelum melakukan optimasi konten lama, anda perlu melakukan evaluasi untuk menentukan konten mana yang berpotensi menghasilkan trafik.
Anda bisa melakukan evaluasi ini menggunakan bantuan Google Search Console. Melalui Google Search Console, anda bisa mengetahui performa masing-masing halaman website di hasil pencarian.
Temukan konten yang mendapatkan impression tinggi dengan CTR rendah. Keadaan tersebut mengindikasikan konten sudah muncul di hail pencarian, tetapi tidak banyak orang yang membuka/mengklik konten tersebut. Biasanya hal ini disebabkan oleh kuranya kata kunci yang sesuai dengan maksud para pencari.
Untuk mengecek kinerja per halaman website di Google Search Console, ikuti langkah berikut:
- Buka tab Perfomance
- Klik Pages
- Pilih halaman website yang anda lihat kinerjanya
- Lalu klik tab Queries
- Setelah itu, akan muncul kata kunci yang menghasilkan impression untuk halaman tersebut.
Berdasarkan laporan dari Queries, anda bisa melengkapi informasi di artikel menggunakan kata kunci yang menghasilkan impression untuk halaman tersebut. Dengan begitu kemungkinan halaman website tersebut untuk muncul di berbagai kata kunci lebih besar. Artikel anda akan semakin kaya akan informasi yang sesuai dengan apa yang dicari oleh orang-orang di mesin pencari.
Monitor Kompetitor
Keep your friend close and keep your enemy closer
Pepatah di atas juga berlaku jika anda ingin memengkan persaingan di hasil pencarian Google, anda perlu melakukan monitoring terhadap website kompetitor untuk mendapatkan insight terbaru.
Bisa jadi keyword baru yang sudah digunakan kompetitor atau sumber backlink baru yang bisa anda akuisisi. Selain itu, anda juga bisa melihat perkembangan kompetitor sehingga anda bisa waspada jika kompetitor sudah menyalip pencapaian anda.
Satu tool monitor kompetitor yang layak anda gunakan adalah Ahrefs. Ahrefs menyediakan fitur site Explorer yang memungkinkan anda untuk mengecek performa sebuah situs. Site Explorer akan memberikan laporan dari kualitas backlink, kualitas domain, keyword yang digunakan, hingga kualitas organic traffic dari sebuah situs. Anda bisa memeriksa laporan keyword yang tersaring di website kompetitor anda dan pilih kata kunci yang bisa anda gunakan.